Langsung ke konten utama

Sebuah Pernyataan

Ada percakapan yang menarik malam tadi antara aku dan temanku. Sebuah pernyataan yang aku ingin mampu mengingatkan aku ketika satu waktu nanti aku benar-benar 'terjatuh'.

diambil dari sini :)
Sometime somehow, aku gak bohong, aku memang suka sama dia. Dan seperti yang kamu bilang tadi, level nya lebih tinggi d atas 'sekedar jatuh cinta'.
Tapi aku juga realistis, aku lebih suka membiarkan takdir Allah berjalan sebagaimana mestinya kalo memang dia adalah jodohku, bukan memaksakan menjadikan dia jodohku 'apapun caranya'. Maka seperti yang aku bilang tadi juga, kalo dia justru berjodoh dengan org lain, sesaat -hanya sesaat, aku mungkin akan 'sakit hati'. Tapi.. tapi lho ya.. aku bakal percaya "hey, it's a reality, you never change the name of 'qadar'.."

Aku percaya -sangat percaya, bahwa seperti halnya dari Ibu mana -dari siapa kita dilahirkan, orang tua mana yang akan menjadi ayah ibu kita, pun bgmn jalan hidup kita. Aku lebih dari sekedar percaya bahwa jodoh yg telah dituliskan Allah di Lauhul Mahfudz -jauh sbelum kita dilahirkan ke dunia ini, adalah mmg jodoh yg terbaik yg sdh Allah siapkan. Aku tdk akan pernah memaksakannya, aku hanya berusaha mendekatkan diri pada ketetapan yg baik itu.

-Cibinong, 10 Juli 2014-

Komentar

Other Story

•FILOSOFI HIDUP EINSTEIN• (just share)

Ah, sudah bulan baru, tapi saya masih saja belum produktif , belum berhasil menyusun satupun tulisan baru. Yah, daripada tidak sama sekali, lebih baik saya share saja tulisan dari  salah satu  fanspage  (yang saya dapatkan pun juga tidak sengaja), bagi saya tulisan ini cukup menarik (kalau boleh saya bilang sangat menarik malah). Yeay, sudah cukup berbasa-basinya. Let's check it out. just enjoy it... Oya, kalo menurut kalian tulisan ini bermanfaat, this is free for share , sila berbagi kebaikan... Jangan khawatir, kita tidak akan membahas tentang fisika nuklir atau hal-hal jenius yg bisa membuat kita mengernyitkan kening :D Apa aja sih nasehat2 hidup dari Einstein ? 1. Tanamkan rasa Ingin tahu kamu. “Saya bukan memiliki bakat khusus. Hanya selalu menikmati rasa ingin tahu saja.” Seperti apa sih rasa ingin tahu itu? coba kita fikirkan, mengapa ada orang sukses, sementara banyak lainnya gagal; karena itu mari kita gunakan waktu dengan s...