Langsung ke konten utama

Pilihan Hidup

Kita berhak memilih hidup seperti apa yang kita inginkan Nak.
Hidup bersama mereka yang memiliki aura positif.
Atau menutup mata, telinga juga hatimu dari kumpulan orang dan lingkungan yang melemahkan.
Kita selalu bisa memilih Nak.
Maka, jika satu ketika kamu merasa ada yang salah dengan hidupmu, barangkali saja kamu sedang keliru mengambil pilihan?
Tenang, tak perlu malu untuk  mundur beberapa langkah. Harga malu mu tak seberapa bila kau bandingkan dengan lompatan yang bisa kau dapatkan..
Karena hidup kita bukan pilihan A atau B semata..
:: suatu pagi, di rumah Abah
Tanjung Aan, Mei 2016

Komentar

Other Story

Sedikit Bocoran untuk para "Scholarships hunter of Pusbindiklatren Bappenas"

Yak , sepertinya tulisan pertama yang akan berhasil publish semenjak blog ini resmi berganti nama menjadi "diary dudul" adalah tulisan tentang bocoran untuk para pemburu beasiswa Pusbindiklatren Bappenas. Kebetulan saat ini beasiswa tersebut masih di dalam tahap penawaran, jadi masih ada waktu ya untuk sharing. Demi memenuhi janji menuntaskan rasa ingin tahu teman-teman yang begitu luar biasa tentang bagaimana saya bisa mendapat beasiswa ini, sebelum assignments yang ada   semakin membuat tingkat kewarasan semakin rendah, maka saya memaksakan diri untuk menulis. Percayalah, saya terpaksa melakukannya. Hahaha.. Sebelum ini sudah banyak tulisan yang dibuat, tapi semua masih berupa draft, belum satu pun ter- publish ! Oh ya, sebelumnya perlu ditekankan ya, saya selalu suka mengakui bahwa saya bisa mendapatkan beasiswa ini (garis bawah bold capslock) BUKAN KARENA SAYA PINTAR . Saya lebih suka mengakuinya sebagai jawaban atas kedua orang tua saya yang belum juga saya beri calon...