Langsung ke konten utama

ketika Aby dan Mas bersama :)

...para penghuni (Ash-habul) surga itulah orang-orang yang memperoleh kemenangan (Al Faizin) | -Al Hasyr : 20-
Ketika nama Aby Faizin dan Mas Ashhab berada dalam ayatNya yang sama...
Subuh tadi, tiba-tiba saya jadi gembeng lagi...

Apa pasal? selepas subuh tadi saya kembali mengaji Al Quran. Ah, mungkin lebih tepatnya bukan mengaji, tapi membaca. Membaca huruf arab dan artinya. Dengan sedikit diresapi, dipahami. Haaah, dasar saya memang bebal sepertinya, tetap saja tidak meresap dan tidak paham, hahaha, mungkin karena sedikitnya itu kali ya? besok-besok berarti harus banyak-banyak saya resapi dan pahami.Saya melanjutkan bacaan saya yang kemarin terhenti.

Seperti biasa, cara mengaji saya memang lucu. Saya lebih suka selesai membaca huruf arabnya satu ayat, kemudian di lanjut membaca artinya. Tidak penting bagaimana saya mengaji. Yang membuat saya menangis adalah ketika saya menemukan nama aby dan nama mas berbarengan dalam satu ayat. Huwaaa, seketika meleleh air mata saya. Merindukan mereka, lelaki hebat yang di dalamnya mengalir darah yang sama dengan saya. Ah, mas, saya masih punya janji mengunjungi makam-mu ya?Haaa, maaf ya mas, belum terlaksana, padahal udah 2 bulan sejak saya sidang. Aby, maafkan juga putrimu ini ya? 

Komentar

Other Story

Jatuh Hati (Repost)

Demi dzat yang memiliki setiap kata yang bisa maupun yang tidak tertuliskan, ada saja cara Allah memberikan jawaban atas setiap kegelisahan hati kita... Ketika kita marah dengan Tuhan, benci sekali atas takdir Tuhan, bilang Tuhan tidak adil, apakah kita seketika berhenti bernafas? Diambil oleh Tuhan oksigen di sekitar kita? Apakah kita berhenti minum? Diambil seketika oleh Tuhan H2O itu di sekitar kita? Tidak, kan? Padahal mudah saja. Itulah kasih sayang Tuhan.

Ada Hati

@retnohening Sesak . . . Ada hati yang terluka. Ada hati yang merasa. Ada hati yang tak dihargai. Ada hati yang merindu. Ada hati . . . Tak apalah, Hanya sesaat. Hanya saat ini. Esok lusa, Hati ini bisa, kembali memaafkan. Hati ini bisa, kembali menerima. Lapang . . . Bandung, 8 Agustus 2015