Kadang, kalo misalnya kita sedang berada di titik nadir dimana kita sudah berusaha maksimal namun belum juga mencapai hasil, sering sekali melintas dalam pikiran kita ada keajaiban yang datang. Ya, saya juga termasuk yang suka berimajinasi seperti itu. Saya pikir, the invisible hand memanglah ada. Ya, keajaiban yang Tuhan berikan itu pasti ada, hanya saja lewat tangan yang mana itu yang kita tidak pernah tau. Semisal, ketika kita sedang tidak memiliki uang, padahal list tagihan menumpuk, belum lagi list kebutuhan yang harus dpenuhi. Entah dari mana, entah lewat bantuan siapa, pasti ada uang untuk memenuhi semua kebutuhan, menutup semua tagihan. Tapi, sejauh mana sih kita harus mempercayai keyakinan tentang keajaiban itu?
Yak , sepertinya tulisan pertama yang akan berhasil publish semenjak blog ini resmi berganti nama menjadi "diary dudul" adalah tulisan tentang bocoran untuk para pemburu beasiswa Pusbindiklatren Bappenas. Kebetulan saat ini beasiswa tersebut masih di dalam tahap penawaran, jadi masih ada waktu ya untuk sharing. Demi memenuhi janji menuntaskan rasa ingin tahu teman-teman yang begitu luar biasa tentang bagaimana saya bisa mendapat beasiswa ini, sebelum assignments yang ada semakin membuat tingkat kewarasan semakin rendah, maka saya memaksakan diri untuk menulis. Percayalah, saya terpaksa melakukannya. Hahaha.. Sebelum ini sudah banyak tulisan yang dibuat, tapi semua masih berupa draft, belum satu pun ter- publish ! Oh ya, sebelumnya perlu ditekankan ya, saya selalu suka mengakui bahwa saya bisa mendapatkan beasiswa ini (garis bawah bold capslock) BUKAN KARENA SAYA PINTAR . Saya lebih suka mengakuinya sebagai jawaban atas kedua orang tua saya yang belum juga saya beri calon...
Komentar
Posting Komentar