Langsung ke konten utama

Jadi, Apa yang Kita cari?

Tulisan ini terinspirasi dari film Negeri 5 Menara yang diangkat dari Novel dengan judul yang sama karya salah satu penulis favorit saya. Beberapa kali di film ini terdapat scene yang menyorot tulisan yang ada di dinding salah satu gedung pondok; "Ke Madani, Apa Yang Kamu Cari". Kata-kata tersebut cukup menggelitik bagi saya. Tidak, tidak dalam lingkup yang sempit mengenai apa yang kita cari dimana atau kapan. Tapi lebih luas lagi. Saya justru selalu menyimpan pertanyaan (yang menurut saya sangat besar, hehe), yang pun ketika saya tanyakan pada orang  entah kenapa saya selalu tidak puas dengan jawabannya.


Sebenarnya apa yang kita cari dalam hidup ini? Ya, itu pertanyaan yang selalu saya tanyakan sejak otak saya mampu diajak bekerjasama. See, akhirnya saya tahu kenapa saya selalu merasa tidak pernah puas dengan jawaban orang-orang yang selalu saya tanyakan. Karena jawaban itu bukan pemahaman yang saya dapatkan sendiri. Lucunya, pemahaman justru saya dapatkan ketika saya tidak sedang berfikir. Dalam artian, bukan ketika saya duduk merenung, tapi ketika saya sibuk bekerja (tepatnya mengerjakan hal-hal yang harus dikerjakan, hehe).


Jadi, sebenarnya apa yang kita cari? Kemuliaan (hal (keadaan) mulia; keluhuran; keagungan; kehormatan:)? Ya, sepertinya memang kemuliaan yang kita cari. Kemuliaan di hadapan manusia juga di hadapan Tuhan yang Maha Mulia. Keduanya harus berimbang, tidak bisa hanya di hadapan manusia saja, atau di hadapan Tuhan saja. Kendati sejak kecil saya selalu di doktrin bahwa kemuliaan di hadapan Tuhan adalah jauh lebih penting. Tidak, saya tidak memungkiri doktrin tersebut. Namun, saya tidak mendiskreditkan bahwa mulia di hadapan manusia juga tidak kalah pentingnya...

Sepertinya bahasan ini akan saya lanjutkan di lain waktu, ada banyak hal yang harus saya kerjakan saat ini..
See ya...


*gambar diambil dari sini

Komentar

  1. Ada quote "sukses itu penting, tapi bersyukur jauh lebih sukses" :)

    Keep the spirit, may Allah always give the best things for you, Sist! Barakallah... :*

    BalasHapus

Posting Komentar

Other Story

Sedikit Bocoran untuk para "Scholarships hunter of Pusbindiklatren Bappenas"

Yak , sepertinya tulisan pertama yang akan berhasil publish semenjak blog ini resmi berganti nama menjadi "diary dudul" adalah tulisan tentang bocoran untuk para pemburu beasiswa Pusbindiklatren Bappenas. Kebetulan saat ini beasiswa tersebut masih di dalam tahap penawaran, jadi masih ada waktu ya untuk sharing. Demi memenuhi janji menuntaskan rasa ingin tahu teman-teman yang begitu luar biasa tentang bagaimana saya bisa mendapat beasiswa ini, sebelum assignments yang ada   semakin membuat tingkat kewarasan semakin rendah, maka saya memaksakan diri untuk menulis. Percayalah, saya terpaksa melakukannya. Hahaha.. Sebelum ini sudah banyak tulisan yang dibuat, tapi semua masih berupa draft, belum satu pun ter- publish ! Oh ya, sebelumnya perlu ditekankan ya, saya selalu suka mengakui bahwa saya bisa mendapatkan beasiswa ini (garis bawah bold capslock) BUKAN KARENA SAYA PINTAR . Saya lebih suka mengakuinya sebagai jawaban atas kedua orang tua saya yang belum juga saya beri calon...