Langsung ke konten utama

Tepian Rindu

Setiap detik dalam hidupku tak pernah kulewatkan tanpa memikirkanmu

Setiap helaan nafasku, kucoba untuk berhenti memikirkanmu
Tapi entah mengapa tak pernah bisa.

Aku benar-benar telah terperangkap dalam jeratan cintamu

Kadang cinta ini gila, ingin kubunuh saja agar ia tak lagi menggangguku.

Tapi aku tak pernah bisa
Aku tak mampu

Mungkin saja aku masih sanggup bertahan, tapi tidak tanpa cinta

Juga tidak tanpa butiran kasih sayangmu

Rinduku slalu tahu pada siapa ia harus datang berkunjung

Rindu kita kan bertemu di persimpangan jalan cinta

Tak perduli berapa banyak persimpangan yang mesti dilewati
Ia akan tahu dimana dan kapan harus menepi

Dan aku akan selalu menunggu saat itu...


*Pondok Kopi, 19 Oktober 2012

Komentar

Other Story

Jatuh Hati (Repost)

Demi dzat yang memiliki setiap kata yang bisa maupun yang tidak tertuliskan, ada saja cara Allah memberikan jawaban atas setiap kegelisahan hati kita... Ketika kita marah dengan Tuhan, benci sekali atas takdir Tuhan, bilang Tuhan tidak adil, apakah kita seketika berhenti bernafas? Diambil oleh Tuhan oksigen di sekitar kita? Apakah kita berhenti minum? Diambil seketika oleh Tuhan H2O itu di sekitar kita? Tidak, kan? Padahal mudah saja. Itulah kasih sayang Tuhan.

Ada Hati

@retnohening Sesak . . . Ada hati yang terluka. Ada hati yang merasa. Ada hati yang tak dihargai. Ada hati yang merindu. Ada hati . . . Tak apalah, Hanya sesaat. Hanya saat ini. Esok lusa, Hati ini bisa, kembali memaafkan. Hati ini bisa, kembali menerima. Lapang . . . Bandung, 8 Agustus 2015