Langsung ke konten utama

Tepian Rindu

Setiap detik dalam hidupku tak pernah kulewatkan tanpa memikirkanmu

Setiap helaan nafasku, kucoba untuk berhenti memikirkanmu
Tapi entah mengapa tak pernah bisa.

Aku benar-benar telah terperangkap dalam jeratan cintamu

Kadang cinta ini gila, ingin kubunuh saja agar ia tak lagi menggangguku.

Tapi aku tak pernah bisa
Aku tak mampu

Mungkin saja aku masih sanggup bertahan, tapi tidak tanpa cinta

Juga tidak tanpa butiran kasih sayangmu

Rinduku slalu tahu pada siapa ia harus datang berkunjung

Rindu kita kan bertemu di persimpangan jalan cinta

Tak perduli berapa banyak persimpangan yang mesti dilewati
Ia akan tahu dimana dan kapan harus menepi

Dan aku akan selalu menunggu saat itu...


*Pondok Kopi, 19 Oktober 2012

Komentar

Other Story

Sedikit Bocoran untuk para "Scholarships hunter of Pusbindiklatren Bappenas"

Yak , sepertinya tulisan pertama yang akan berhasil publish semenjak blog ini resmi berganti nama menjadi "diary dudul" adalah tulisan tentang bocoran untuk para pemburu beasiswa Pusbindiklatren Bappenas. Kebetulan saat ini beasiswa tersebut masih di dalam tahap penawaran, jadi masih ada waktu ya untuk sharing. Demi memenuhi janji menuntaskan rasa ingin tahu teman-teman yang begitu luar biasa tentang bagaimana saya bisa mendapat beasiswa ini, sebelum assignments yang ada   semakin membuat tingkat kewarasan semakin rendah, maka saya memaksakan diri untuk menulis. Percayalah, saya terpaksa melakukannya. Hahaha.. Sebelum ini sudah banyak tulisan yang dibuat, tapi semua masih berupa draft, belum satu pun ter- publish ! Oh ya, sebelumnya perlu ditekankan ya, saya selalu suka mengakui bahwa saya bisa mendapatkan beasiswa ini (garis bawah bold capslock) BUKAN KARENA SAYA PINTAR . Saya lebih suka mengakuinya sebagai jawaban atas kedua orang tua saya yang belum juga saya beri calon...