Langsung ke konten utama

Transformasi Memori menjadi Diary

Halo, setelah lebih dari setengah abad lamanya.. eh setengah tahun ding 😄--lama amat setengah abad, usia gw aja blm sampe segitu keleus, akhirnya niat nulis terealisasi kembali. Alhamdulillah...

Sebelumnya, ada yang ngeh gak sih kalo tagline blog ini berubah? -- yaelah, siapa juga yang mau merhatiin, kaya blog nya (banyak) ada yang baca aja 😝. Sebelumnya tagline dari blog ini agak serius dikit bahasanya,
...mengubah memori menjadi memoar...
Aseek.. keren kan bahasanya? Ada yang tahu kah arti memoar itu apa? Apa bedanya dengan memori? Kalau ada yang mau iseng nyari di KBBI monggo lho. Tapi tenang aja, buat kalian yang malas macam gw ini 😁 sudah ada nih...

memori/me·mo·ri/ /mémori/ n 1 kesadaran akan pengalaman masa lampau yang hidup kembali; ingatan; 2 catatan yang berisi penjelasan; 3 peringatan; keterangan; 4 peranti komputer yang dapat menyimpan dan merekam informasi;

memoar/me·mo·ar/ /mémoar/ n 1 kenang-kenangan sejarah atau catatan peristiwa masa lampau menyerupai autobiografi yang ditulis dengan menekankan pendapat, kesan, dan tanggapan pencerita atas peristiwa yang dialami dan tentang tokoh yang berhubungan dengannya; 2 catatan atau rekaman tentang pengalaman hidup seseorang

Jadi, memori sama memoar itu macam twins but from different parents, lah? bukan twins atuh kalo gitu 😑 hehehe, intinya semacam kalo memori itu barangnya, sementara kalo memoar itu catatan akan barangnya.

Naaah, kalo sebelumnya blog ini kontennya lebih banyak catatan macam puisi atau catatan juga curhatan yang gak jelas kemana arahnya, mungkin buat satu atau dua tahun ke depan blog ini akan berisi pahit getir manisnya kehidupan mengejar tambahan beberapa huruf di belakang nama gw yang sudah cukup panjang dimana kalo orang yang pertama kali kenalan pasti refleks bertanya "ika nya dari mana?".
Allohuakbar, untung tulisan ya, coba itu ngomong, abis dah itu nafas ngomong segitu panjangnya gak ada koma sama titiknya 😂

So, tulisan ini adalah transformasi dari memoar menjadi diary. Jadi tagline nya menjadi D2M2 atau panjangnya seperti ini;

Diary Dudul (calon) Mahasiswa Magister

Sayang di KBBI gak nemu definisi diary itu apa, tapi di wikipedia indonesia ada.

Buku Harian atau Diary adalah catatan kejadian yang kita alami sehari-hari. Kita menulis kejadian yang mengesankan pada hari ini pada buku diary.


Yaelah, kenapa mesti diubah sih? Kan definisinya masih sama aja? Sama-sama catatan juga. Simpel, soalnya aneh aja kalo jadi "Memoar Dudul" 😌


Tabik!

PS : masih calon mahasiswa ya, karena sampe sekarang statusnya belum sah jadi mahasiswa (lagi), besok kalo udah sah dihapus deh 😚

Komentar

Other Story

•FILOSOFI HIDUP EINSTEIN• (just share)

Ah, sudah bulan baru, tapi saya masih saja belum produktif , belum berhasil menyusun satupun tulisan baru. Yah, daripada tidak sama sekali, lebih baik saya share saja tulisan dari  salah satu  fanspage  (yang saya dapatkan pun juga tidak sengaja), bagi saya tulisan ini cukup menarik (kalau boleh saya bilang sangat menarik malah). Yeay, sudah cukup berbasa-basinya. Let's check it out. just enjoy it... Oya, kalo menurut kalian tulisan ini bermanfaat, this is free for share , sila berbagi kebaikan... Jangan khawatir, kita tidak akan membahas tentang fisika nuklir atau hal-hal jenius yg bisa membuat kita mengernyitkan kening :D Apa aja sih nasehat2 hidup dari Einstein ? 1. Tanamkan rasa Ingin tahu kamu. “Saya bukan memiliki bakat khusus. Hanya selalu menikmati rasa ingin tahu saja.” Seperti apa sih rasa ingin tahu itu? coba kita fikirkan, mengapa ada orang sukses, sementara banyak lainnya gagal; karena itu mari kita gunakan waktu dengan s...